Iran mengatakan AS akan ‘membayar harga’ atas warga sipil Qeshm yang tewas

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) telah "terbiasa menebus tamparan yang mereka terima di medan perang dengan menumpahkan darah orang-orang tak bersalah," lapor Aljazeera pada hari Kamis. "Mereka akan membayar harganya," kata Ghalibaf.

Pernyataan tersebut muncul setelah media pemerintah Iran melaporkan bahwa sepasang suami istri dan anak mereka tewas dalam serangan AS terhadap sebuah bangunan tempat tinggal di pulau Qeshm, Iran.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada Kamis malam mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap sebuah pangkalan militer di Kuwait. Kantor berita Fars melaporkan militer Iran menyerang pangkalan udara Ali al-Salem di Kuwait, yang menampung angkatan udara AS. Kantor berita itu mengklaim dua hanggar drone dan sebuah tangki bahan bakar untuk pesawat serta helikopter militer hancur dalam serangan tersebut.

Reaksi pasar

Pada saat berita ini ditulis, West Texas Intermediate (WTI) turun 1,20% pada hari ini ke $82,60.

Pertanyaan Umum Seputar Minyak WTI

Minyak WTI adalah jenis minyak mentah yang dijual di pasar internasional. WTI adalah singkatan dari West Texas Intermediate, salah satu dari tiga jenis utama termasuk Brent dan Dubai Crude. WTI juga disebut sebagai "ringan" dan "manis" karena gravitasi dan kandungan sulfurnya yang relatif rendah. Minyak ini dianggap sebagai minyak berkualitas tinggi yang mudah dimurnikan. Minyak ini bersumber dari Amerika Serikat dan didistribusikan melalui hub Cushing, yang dianggap sebagai "Persimpangan Pipa Dunia". Minyak ini menjadi patokan untuk pasar minyak dan harga WTI sering dikutip di media.

Seperti semua aset, penawaran dan permintaan merupakan pendorong utama harga minyak WTI. Dengan demikian, pertumbuhan global dapat menjadi pendorong peningkatan permintaan dan sebaliknya untuk pertumbuhan global yang lemah. Ketidakstabilan politik, perang, dan sanksi dapat mengganggu pasokan dan memengaruhi harga. Keputusan OPEC, sekelompok negara penghasil minyak utama, merupakan pendorong utama harga lainnya. Nilai Dolar AS memengaruhi harga minyak mentah WTI, karena minyak sebagian besar diperdagangkan dalam Dolar AS, sehingga Dolar AS yang lebih lemah dapat membuat minyak lebih terjangkau dan sebaliknya.

Laporan inventaris minyak mingguan yang diterbitkan oleh American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Agency (EIA) memengaruhi harga minyak WTI. Perubahan inventaris mencerminkan fluktuasi pasokan dan permintaan. Jika data menunjukkan penurunan inventaris, ini dapat mengindikasikan peningkatan permintaan, yang mendorong harga minyak naik. Inventaris yang lebih tinggi dapat mencerminkan peningkatan pasokan, yang mendorong harga turun. Laporan API diterbitkan setiap hari Selasa dan EIA pada hari berikutnya. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% dari satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah.

OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) adalah kelompok yang terdiri dari 12 negara penghasil minyak yang secara kolektif memutuskan kuota produksi untuk negara-negara anggota pada pertemuan dua kali setahun. Keputusan mereka sering kali memengaruhi harga minyak WTI. Ketika OPEC memutuskan untuk menurunkan kuota, pasokan dapat diperketat, sehingga harga minyak naik. Ketika OPEC meningkatkan produksi, efeknya justru sebaliknya. OPEC+ mengacu pada kelompok yang diperluas yang mencakup sepuluh anggota non-OPEC tambahan, yang paling menonjol adalah Rusia.

Penjualan Pengecer Besar Jepang Juni Turun dari Sebelumnya 5% ke -1%

Leer más Previous

Presiden AS Donald Trump mengatakan Dewan Perdamaian telah mencapai kesepakatan untuk pelucutan senjata Hamas

Presiden AS Donald Trump mengklaim Dewan Perdamaian-nya telah mencapai “kesepakatan bersejarah untuk pelucutan senjata total Hamas dan semua kelompok bersenjata lainnya di Gaza,” lapor Guardian pada hari Jumat.
Leer más Next