Rupiah Indonesia Melemah setelah Rilis PMI Tiongkok

  • USD/IDR menguat seiring PMI Juli China yang lemah (49,2) membebani Rupiah Indonesia.
  • Dolar AS mendapat dukungan karena para trader menjadi lebih berhati-hati di tengah prospek suku bunga Federal Reserve yang hawkish.
  • Meredanya ketegangan di Timur Tengah dan kemajuan diplomatik dapat melemahkan permintaan safe-haven terhadap Greenback.

USD/IDR menguat setelah dua hari mengalami penurunan, diperdagangkan di sekitar 18.120 selama sesi perdagangan Asia pada hari Jumat. Pasangan mata uang ini menguat karena Rupiah Indonesia (IDR) kesulitan setelah rilis data Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers' Index/PMI) dari China yang mengecewakan, mitra dagang terbesar Indonesia.

PMI Manufaktur NBS China turun ke wilayah kontraksi di 49,2 pada bulan Juli, turun dari 50,3 sebelumnya dan di bawah estimasi pasar sebesar 50,0. Demikian pula, PMI Non-Manufaktur turun ke 49,0 dibandingkan ekspektasi pembacaan 50,0.

Dolar AS (USD) mendapat dukungan terhadap Rupiah Indonesia karena para trader mengambil sikap hati-hati di tengah sentimen hawkish yang berlaku seputar prospek kebijakan Federal Reserve (The Fed).

Perpecahan FOMC menegaskan perdebatan kebijakan

Para analis di HSBC menyoroti bahwa Federal Reserve AS "mempertahankan suku bunga tidak berubah untuk pertemuan kelima berturut-turut, sesuai dengan ekspektasi," tetapi menekankan bahwa "voting 9-3 mengungkapkan perdebatan yang hidup di dalam FOMC," yang menegaskan tingkat perpecahan internal mengenai jalur kebijakan yang tepat ke depan.

Namun, Dolar AS (USD) dapat menghadapi tantangan akibat meredanya permintaan safe-haven di tengah berkurangnya penghindaran risiko global yang dipicu oleh perkembangan diplomatik yang positif. Ketegangan di Timur Tengah menunjukkan tanda-tanda mereda seiring negosiasi antara AS dan Iran bergerak menuju pemulihan stabilitas di Selat Hormuz.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan bersejarah yang bertujuan untuk melucuti Hamas dan penarikan pasukan Israel dari Gaza, sebuah kesepakatan yang dilaporkan telah dikonfirmasi oleh pejabat senior Hamas.

Indikator Ekonomi

PMI Manufaktur NBS

Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur NBS, yang dirilis oleh Federasi Logistik & Pembelian Tiongkok (CFLP) dan Biro Statistik Nasional Tiongkok (NBS), adalah indikator utama yang mengukur aktivitas bisnis di sektor manufaktur Tiongkok. Data tersebut berasal dari survei terhadap para eksekutif senior di perusahaan manufaktur. Respons survei mencerminkan perubahan, jika ada, pada bulan berjalan dibandingkan dengan bulan sebelumnya dan dapat mengantisipasi perubahan tren dalam rangkaian data resmi seperti Produk Domestik Bruto (PDB), produksi industri, lapangan kerja, dan inflasi. Indeks bervariasi antara 0 dan 100, dengan level 50,0 menandakan tidak ada perubahan selama bulan sebelumnya. Angka di atas 50 menunjukkan bahwa ekonomi manufaktur secara umum berkembang, tanda bullish untuk Renminbi (CNY). Sementara itu, angka di bawah 50 menandakan bahwa aktivitas di antara produsen barang secara umum menurun, yang dipandang bearish bagi CNY.

Baca lebih lanjut

Rilis terakhir: Jum Jul 31, 2026 01.30

Frekuensi: Bulanan

Aktual: 49.2

Konsensus: 50

Sebelumnya: 50.3

Sumber: China Federation of Logistics and Purchasing

IMP manufaktur bulanan dirilis oleh China Federation of Logistics and Purchasing (CFLP) pada hari terakhir setiap bulan. PMI resmi dirilis sebelum PMI Manufaktur Caixin, yang menjadikannya sebagai indikator utama, menyoroti kesehatan sektor manufaktur, yang dianggap sebagai tulang punggung ekonomi Tiongkok. Data tersebut memiliki relevansi tinggi untuk pasar keuangan di beberapa kelas aset, mengingat pengaruh Tiongkok terhadap ekonomi global.

Prakiraan Harga EUR/USD: Melemah ke Dekat 1,1500 karena SMA 100 Hari Membatasi Kenaikan

Pasangan mata uang EUR/USD diperdagangkan di wilayah negatif di sekitar 1,1500 selama awal sesi perdagangan Eropa pada hari Jumat. Euro (EUR) melemah terhadap Dolar AS (USD) karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah membebani aset-aset yang lebih berisiko.
Devamını oku Previous

Harga Emas India Hari ini: Emas Turun, Menurut Data FXStreet

Harga Emas turun di India pada hari Jumat, menurut data yang dikompilasi oleh FXStreet.
Devamını oku Next