Cadangan Devisa Indonesia Agustus 2026 Naik Menjadi US$146,5 Miliar dari US$145,3 Miliar Sebelumnya

Cadangan Devisa Indonesia pada Agustus 2026 tercatat di US$146,5 miliar yang meningkat dari US$145,3 miliar pada akhir Juli 2026 seperti dicatat oleh Bank Indonesia (BI). Dalam catatan tersebut, perkembangan pada bulan pelaporan terutama disebabkan oleh penerimaan pajak dan jasa serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah, di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi Rupiah oleh bank sentral.

Cadangan devisa ini setara dengan pembiayaan 5,4 bulan impor atau 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angkanya masih di atas standar kecukupan internasional yaitu sekitar 3 bulan impor.

Reaksi Pasar

USD/IDR berada di 17.670, yang tidak menunjukkan reaksi signifikan pasca rilis data. Dalam basis harian, pasangan mata uang ini naik 0,54% setelah membuka pekan perdagangan baru di 17.630.

Indikator Ekonomi

Cadangan Devisa

Laporan Aset Cadangan Resmi Indonesia yang diterbitkan oleh Bank Indonesia setiap bulan menunjukkan perubahan aset cadangan dalam mata uang Dolar AS. Bank Indonesia juga menyampaikan pandangannya tentang apakah tingkat cadangan tersebut memadai untuk terus mendukung ketahanan sektor eksternal dan stabilitas keuangan.

Baca lebih lanjut

Rilis terakhir: Jum Agu 07, 2026 03.00

Frekuensi: Bulanan

Aktual: $145.3

Konsensus: -

Sebelumnya: $145.6

Sumber: Bank of Indonesia

Prakiraan Harga Perak: XAG/USD Pertahankan Pelemahan Dekat US$66,00 karena Taruhan Kenaikan Suku Bunga Fed

Harga Perak (XAG/USD) naik tipis setelah dibuka dengan gap bearish, tetap berada di wilayah negatif dan diperdagangkan di sekitar US$66,10 per troy ons selama jam Asia pada hari Senin
了解更多 Previous

Prakiraan Harga EUR/USD: Mempertahankan SMA 100 Hari Utama di Awal Pekan IHK AS

Euro (EUR) diperdagangkan sedikit lebih rendah di sekitar 1,1610 terhadap Dolar AS (USD) selama sesi perdagangan Asia pada hari Senin. Pasangan mata uang utama ini turun tipis seiring Dolar AS menguat tipis, dengan para investor menjadi lebih berhati-hati di awal pekan Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) Amerika Serikat (AS).
了解更多 Next