BI Pertahankan Suku Bunga di 5,75%, Pertumbuhan Kredit Melambat ke 13,36%

Bank Indonesia (BI) kembali mempertahankan suku bunga acuannya atau BI-Rate sebesar 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung pada 22–23 September 2026. Keputusan tersebut sesuai dengan konsensus pasar dan memperpanjang periode suku bunga tetap sejak Juli, setelah bank sentral menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin pada Juni. BI turut mempertahankan suku bunga Deposit Facility di 4,75% dan Lending Facility sebesar 6,50%.

Di tengah keputusan mempertahankan suku bunga, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia tercatat melambat menjadi 13,36% secara tahunan pada Agustus, dibandingkan 13,58% pada Juli. Penurunan sebesar 0,22 poin persentase tersebut menunjukkan bahwa laju ekspansi kredit sedikit berkurang, meskipun masih mencatat pertumbuhan dua digit.

Reaksi Pasar

Pasangan mata uang USD/IDR melemah ke 17.790 usai pengumuman suku bunga BI, sebelumnya sempat mencatat tertinggi harian di 17.878.


PMI Manufaktur pendahuluan Jerman secara tak terduga turun ke 53,8 di September

PMI Manufaktur HCOB pendahuluan Jerman tercatat lebih rendah di 53,8 pada bulan September. Data tersebut diprakirakan akan dirilis lebih tinggi di 54,5 dari 54,3 pada bulan Agustus.
Devamını oku Previous

Forint Hungaria: Prospek HUF beragam setelah jeda NBH – ING

Ahli strategi ING Frantisek Taborsky mengatakan bahwa Bank Nasional Hungaria (NBH) memberikan jeda pemangkasan suku bunga yang diprakirakan dan menurunkan target inflasinya menjadi 2,5%, menciptakan latar belakang yang mendukung bagi Forint Hungaria
Devamını oku Next