19 Feb 2016
Saham-Saham Asia Patahkan Rebound, Lacak Minyak Lebih Rendah
FXStreet - Sentimen di bursa Asia kembali asam pada hari perdagangan terakhir pekan ini, mengakhiri rebound baru-baru ini serta mengupas lonjakan mingguan terbesar sejak Desember 2011, harga minyak melanjutkan kembali tren menurun.
Nikkei menyeret Asia lainnya lebih rendah
Indeks benchmark Jepang, Nikkei 225 turun -2,15% ke 15.856 poin, terutama terseret oleh penguatan yen, yang berdampak negatif terhadap saham yang berorientasi ekspor. Sementara pembaruan pelemahan dalam emas hitam di balik meningkatnya cadangan minyak mentah juga mengurangi sentimen investor. Sementara itu, USD/JPY tetap dalam penawaran jual di sekitar 112,80, turun -0,38% sejauh ini.
Bursa Australia melacak Jepang lebih rendah, dengan indeks ASX 200 turun -0,63% ke 4.960. Penurunan besar dalam saham sektor perbankan dan energi memimpin penurunan bursa saham di kawasan itu. Pertambangan raksasa BHP Billiton turun 1,4%, Fortescue Metals turun 2,6%, sedangkan Origin Energy anjlok sekitar 5%.
Sementara ekuitas China juga diperdagangkan lemah, ketika bank sentral China mengeringkan 455 miliar yuan selama seminggu melalui operasi pasar terbuka, tertinggi tiga tahun. Di antara indeks lainnya, Shanghai Composite jatuh -0,14%, CSI300 Shenzhen juga diperdagangkan 0,22 lebih rendah. Hang Seng Hong Kong turun -0,50%.
Nikkei menyeret Asia lainnya lebih rendah
Indeks benchmark Jepang, Nikkei 225 turun -2,15% ke 15.856 poin, terutama terseret oleh penguatan yen, yang berdampak negatif terhadap saham yang berorientasi ekspor. Sementara pembaruan pelemahan dalam emas hitam di balik meningkatnya cadangan minyak mentah juga mengurangi sentimen investor. Sementara itu, USD/JPY tetap dalam penawaran jual di sekitar 112,80, turun -0,38% sejauh ini.
Bursa Australia melacak Jepang lebih rendah, dengan indeks ASX 200 turun -0,63% ke 4.960. Penurunan besar dalam saham sektor perbankan dan energi memimpin penurunan bursa saham di kawasan itu. Pertambangan raksasa BHP Billiton turun 1,4%, Fortescue Metals turun 2,6%, sedangkan Origin Energy anjlok sekitar 5%.
Sementara ekuitas China juga diperdagangkan lemah, ketika bank sentral China mengeringkan 455 miliar yuan selama seminggu melalui operasi pasar terbuka, tertinggi tiga tahun. Di antara indeks lainnya, Shanghai Composite jatuh -0,14%, CSI300 Shenzhen juga diperdagangkan 0,22 lebih rendah. Hang Seng Hong Kong turun -0,50%.