29 Jun 2016
Minyak Naik Lebih Tinggi Karena Sentimen Membaik, Fokus Pada Laporan EIA
FXStreet - Benchmark minyak di kedua sisi Atlantik melanjutkan mode pemulihan pasca-Brexit untuk sesi kedua hari ini, karena sentimen tetap optimis di tengah memudarnya kejutan Brexit.
Minyak targetkan $ 50
Saat ini, kedua benchmark minyak mentah memperpanjang rebound, Brent naik +0,37% di $ 49,44, sementara WTI melompat +0.60% ke tingkat $ 48,13. Nada risiko yang lebih baik berlaku di pasar di tengah meningkatnya harapan langkah-langkah stimulus mungkin dilaksanakan oleh pembuat kebijakan karena keputusan Brexit, membuat sentimen di sekitar emas hitam didukung.
Selain itu, melemahnya Dolar AS secara luas juga mendukung kenaikan harga minyak. Indeks Dolar AS, yang mengukur kekuatan relatif Greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, merosot -0,07% ke posisi terendah harian baru di tingkat 96,10.
Namun, kenaikan tampak terbatas karena laporan API yang bearish baru-baru ini membebani pikiran para investor. Laporan API menunjukkan bahwa stok minyak mentah AS naik 1,5 juta barel pekan lalu, setelah turun 3,5 juta pada minggu sebelumnya dan jauh di atas penurunan 1,4 juta barel yang diharapkan.
Fokus tetap pada KTT Uni Eropa, karena pejabat Uni Eropa dan Inggris akan membahas suara Brexit, sedangkan laporan persediaan EIA juga akan ditunggu-tunggu untuk arah baru pada minyak.
Minyak targetkan $ 50
Saat ini, kedua benchmark minyak mentah memperpanjang rebound, Brent naik +0,37% di $ 49,44, sementara WTI melompat +0.60% ke tingkat $ 48,13. Nada risiko yang lebih baik berlaku di pasar di tengah meningkatnya harapan langkah-langkah stimulus mungkin dilaksanakan oleh pembuat kebijakan karena keputusan Brexit, membuat sentimen di sekitar emas hitam didukung.
Selain itu, melemahnya Dolar AS secara luas juga mendukung kenaikan harga minyak. Indeks Dolar AS, yang mengukur kekuatan relatif Greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, merosot -0,07% ke posisi terendah harian baru di tingkat 96,10.
Namun, kenaikan tampak terbatas karena laporan API yang bearish baru-baru ini membebani pikiran para investor. Laporan API menunjukkan bahwa stok minyak mentah AS naik 1,5 juta barel pekan lalu, setelah turun 3,5 juta pada minggu sebelumnya dan jauh di atas penurunan 1,4 juta barel yang diharapkan.
Fokus tetap pada KTT Uni Eropa, karena pejabat Uni Eropa dan Inggris akan membahas suara Brexit, sedangkan laporan persediaan EIA juga akan ditunggu-tunggu untuk arah baru pada minyak.