8 Sep 2017
Emas Mendaki Ke Tertinggi Baru 1-Tahun Karena Pembaruan Pelemahan USD
FXStreet - Emas terus mendapatkan daya tarik hari ini dan bergerak melewati level $1350 untuk mencapai tertinggi baru satu tahun pada awal sesi Eropa, meski sedikit mundur setelahnya.
Dengan latar belakang reli EUR/USD pasca-ECB, gelombang baru pelemahan greenback, dengan Indeks Dolar AS jatuh ke level terendah sejak Desember 2014, telah menjadi salah satu faktor kunci yang mendasari permintaan komoditas berdenominasi dolar - seperti emas.
Selain itu, peluang yang semakin kecil untuk kenaikan suku bunga Fed pada 2017, diperkuat oleh penurunan tajam yield obligasi Treasury AS juga terlihat menguntungkan logam kuning non-yielding.
• Yield Treasury 10-Tahun AS Sentuh Terendah Sejak Pemilu AS
Sementara itu, ketegangan geopolitik yang terus-menerus ada di semenanjung Korea, dengan Korea Utara dilaporkan bersiap untuk meluncurkan ICBM yang lain secepat 9 September, memberikan dorongan tambahan pada daya tarik safe-haven logam mulia tersebut dan selanjutnya berkolaborasi dengan kenaikan ke level tertinggi sejak pertengahan Agustus 2016.
Level-level teknis yang diamati
Resisten langsung berada di dekat zona $1357-58, di atasnya komoditas cenderung melesat menuju rintangan $1365-67 kemudian puncak tahunan 2016 yang berada di dekat level $1375.
Di sisi lain, aksi profit taking di bawah level $1350 bisa diperpanjang kembali menuju support horizontal $1339 di depan area $1333.
Dengan latar belakang reli EUR/USD pasca-ECB, gelombang baru pelemahan greenback, dengan Indeks Dolar AS jatuh ke level terendah sejak Desember 2014, telah menjadi salah satu faktor kunci yang mendasari permintaan komoditas berdenominasi dolar - seperti emas.
Selain itu, peluang yang semakin kecil untuk kenaikan suku bunga Fed pada 2017, diperkuat oleh penurunan tajam yield obligasi Treasury AS juga terlihat menguntungkan logam kuning non-yielding.
• Yield Treasury 10-Tahun AS Sentuh Terendah Sejak Pemilu AS
Sementara itu, ketegangan geopolitik yang terus-menerus ada di semenanjung Korea, dengan Korea Utara dilaporkan bersiap untuk meluncurkan ICBM yang lain secepat 9 September, memberikan dorongan tambahan pada daya tarik safe-haven logam mulia tersebut dan selanjutnya berkolaborasi dengan kenaikan ke level tertinggi sejak pertengahan Agustus 2016.
Level-level teknis yang diamati
Resisten langsung berada di dekat zona $1357-58, di atasnya komoditas cenderung melesat menuju rintangan $1365-67 kemudian puncak tahunan 2016 yang berada di dekat level $1375.
Di sisi lain, aksi profit taking di bawah level $1350 bisa diperpanjang kembali menuju support horizontal $1339 di depan area $1333.