Minyak - Pergerakan Bullish Dibatasi Oleh Rekor Ekspor Minyak Mentah AS

FXStreet - Harga minyak di kedua sisi Atlantik diperdagangkan datar Kamis pagi ini di Asia karena kekhawatiran bahwa rekor ekspor minyak mentah AS akan menggagalkan penyeimbangan pasar minyak.

Pada saat penulisan, minyak Brent diperdagangkan 8 sen lebih tinggi di $55,88/barrel. Minyak WTI datar di level $50,00.

Nada penawaran beli melemah selama sesi perdagangan semalam setelah Energy Information Administration (EIA) mengatakan pada Rabu bahwa ekspor minyak mentah AS melonjak ke 1,98 juta barel per hari (bph) pekan lalu, melampaui rekor 1,5 juta barel per hari minggu sebelumnya.

Sementara itu, cerita sisi permintaan terlihat memburuk dalam jangka panjang. Menurut laporan Reuters, analis di bank Barclays mengatakan permintaan minyak bisa benar-benar dihantam oleh meningkatnya efisiensi bahan bakar dan kebangkitan kendaraan listrik/electric vehicles (EV). "Serapan EV dan peningkatan efisiensi bahan bakar armada bisa mengurangi permintaan minyak sekitar 3,5 juta bph pada 2025," kata bank.

Namun, sisi bawah tetap dibatasi oleh spekulasi bahwa anggota OPEC dan non-OPEC dapat memperpanjang kesepakatan pemangkasan produksi minyak di luar Maret 2018. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada hari Rabu bahwa janji antara OPEC dan produsen lainnya, termasuk Rusia, untuk mengurangi produksi minyak bisa diperpanjang sampai akhir 2018.

GBP/USD - Candle Hammer Terbalik Tunggu Tindak Lanjut Bullish

Candle hammer terbalik pada grafik GBP/USD menawarkan secercah harapan untuk bulls GBP, meskipun rilis data AS yang kuat dan menguatnya peluang kenaikan suku bunga Fed pada bulan Desember dapat merusak kegembiraan.
Baca selengkapnya Previous

AUD/USD Incar Uji 0,7800 Pasca Perdagangan Ritel Australia

AUD berada di bawah tekanan vs dolar Amerika di Asia, menyusul rilis data penjualan ritel Australia yang lebih buruk dari perkiraan, yang membebani surplus penjualan yang lebih baik.
Baca selengkapnya Next