11 Oct 2017
AUD/USD: Risk Reversal Naik, Perbedaan Yield Masih Dukung Bears
FXStreet - AUD/USD naik ke level tertinggi empat hari di 0,7809 di Asia karena kenaikan semalam EUR/USD dan kekhawatiran bahwa rencana reformasi pajak Trump dapat menghantam hambatan besar memperkuat nada penawaran jual di seputar dolar AS.
Pasangan mata uang tersebut terakhir diperdagangkan di sekitar 0,7791 (moving average 100-hari).
Risk reversal naik

- 25-delta risk reversal satu bulan naik ke -0,65; level tertinggi sejak 15 September. Kenaikan mengindikasikan turunnya permintaan untuk taruhan sisi bawah, yaitu Put options.
Perbedaan yield dukung bears

- Grafik menunjukkan bahwa spread antara yield obligasi 10-tahun Australia dan AS tetap mendukung bear seperti yang disarankan oleh penembusan simetris bearish. Spread saat ini di 48 basis poin.
Prospek Teknis AUD/USD
Kepala Analis FXStreet Valeria Bednarik menulis, "Jangka pendek, grafik 4 jam menunjukkan bahwa harga menetap beberapa pip di atas SMA 20 yang masih bearish, sementara indikator teknis nyaris tidak memasuki wilayah positif sebelum kehilangan kekuatan ke atas, menunjukkan bahwa minat beli masih terbatas seputar mata uang terkait komoditas."
Pasangan mata uang tersebut terakhir diperdagangkan di sekitar 0,7791 (moving average 100-hari).
Risk reversal naik
- 25-delta risk reversal satu bulan naik ke -0,65; level tertinggi sejak 15 September. Kenaikan mengindikasikan turunnya permintaan untuk taruhan sisi bawah, yaitu Put options.
Perbedaan yield dukung bears
- Grafik menunjukkan bahwa spread antara yield obligasi 10-tahun Australia dan AS tetap mendukung bear seperti yang disarankan oleh penembusan simetris bearish. Spread saat ini di 48 basis poin.
Prospek Teknis AUD/USD
Kepala Analis FXStreet Valeria Bednarik menulis, "Jangka pendek, grafik 4 jam menunjukkan bahwa harga menetap beberapa pip di atas SMA 20 yang masih bearish, sementara indikator teknis nyaris tidak memasuki wilayah positif sebelum kehilangan kekuatan ke atas, menunjukkan bahwa minat beli masih terbatas seputar mata uang terkait komoditas."