USD/JPY Jatuh - Profit Taking Atau Permintaan Lindung Nilai Untuk JPY?

FXStreet - Kegagalan untuk bertahan di atas 114,00 di awal sesi Asia telah terbukti menjadi latihan mahal bagi bulls karena USD/JPY sekarang dengan cepat kehilangan ketinggian.

Saat ini, pasangan ini diperdagangkan di 113,76, setelah mencatat terendah sesi 113,73.

Profit taking/Jual fakta?

Penurunan dari tertinggi 114,10 bisa jadi karena profit taking pada posisi jual JPY yang diprakarsai menjelang pemilu Jepang hari Minggu. Apalagi, sebagian besar pasar keuangan nampaknya sudah mengantisipasi hasilnya.

Permintaan lindung nilai untuk JPY?

Argumen dapat diajukan bahwa penurunan dari tertinggi 114,10 disebabkan oleh meningkatnya permintaan untuk JPY, karena situasi seperti perang dingin antara AS dan Korea Utara dan memburuknya krisis politik di Spanyol.

Namun, kemungkinannya rendah bahwa penawaran beli baru mendorong Yen menguat karena tidak ada tanda-tanda risk-off di bursa ekuitas. Penurunan tersebut nampaknya disebabkan oleh pembatalan posisi jual Yen/perdagangan jual fakta.

Level-Level Teknis USD/JPY

Jim Langlands dari FX Charts menulis, "US$Jpy akhirnya menyingkirkan tertinggi baru-baru ini pada hari Jumat dan diperdagangkan hingga 113,56 dan sekarang, setelah menembus resisten tren menurun, terlihat mampu menuju lebih tinggi. Tidak banyak resisten di depan 114,00, di atasnya sangat sedikit yang bisa dilihat sampai 114,50. Untuk sisi bawah, support minor hari ini seharusnya ada di 113,20/00 di bawahnya 112,80 dan terendah Jumat 112,50 seharusnya memberikan support yang layak. Di bawahnya, terendah 19 Oktober di 112,30, dan terendah 18 Oktober di 112,12 akan menarik. Mencari level-level untuk beli dolar lagi nampaknya merupakan sebuah rencana namun pasar sudah jual Yen dan oleh karena itu diperlukan kehati-hatian karena kebutuhan akan permintaan safe haven dapat melihat penurunan yang sangat cepat dan menyakitkan."

Semangat Juang Rumah Tangga dan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Inggris Naik - Survei IHS Markit

Hasil survei terbaru yang dilakukan oleh Markit, yang tercermin dari Indeks Keuangan Rumah Tangga IHS Markit, menunjukkan meningkatnya optimisme rumah tangga Inggris terhadap prospek ekonomi untuk tahun depan, sementara ada ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of England (BoE) dan ketergantungan pada pinjaman untuk menebus penurunan pendapatan kerja, seperti dikutip oleh Reuters.
อ่านเพิ่มเติม Previous

ECB Diperkirakan Umumkan Perpanjangan APP Dengan Kecepatan Lebih Rendah EUR30 miliar/bulan - Barclays

Tim Riset Barclays dengan preview singkat tentang apa yang diharapkan dari pertemuan kebijakan moneter ECB yang akan dirilis Kamis ini.
อ่านเพิ่มเติม Next