Dolar AS Tetap Kuat Di Sekitar 89,50

Greenback, dalam Indeks Dolar AS (DXY), diperdagangkan pada pijakan yang kuat sejauh minggu ini, maju lebih jauh ke utara 89,00.

Dolar AS naik di balik yield, amati FOMC

Indeks mengkonfirmasi awal positif minggu ini pada hari Selasa, menguji pertengahan 89 di balik kinerja solid yield AS. Faktanya, yield patokan 10-tahun naik setinggi 2,73% pada hari Senin, level-level yang terakhir terlihat pada April 2014.

Ekspektasi nada hawkish pada pertemuan FOMC besok nampak menggembirakan momentum sisi atas baik pada yield maupun pada buck, yang tampaknya telah menemukan pembeli yang layak di terendah multi tahun pekan lalu di area 88,40. Selain itu, kemungkinan pengetatan lebih lanjut pada pertemuan bulan Maret telah meningkat menjadi sekitar 78% menurut FedWatch tool CME Group.

Di segi data, indeks S&P/Case-Shiller dijadwalkan nanti pada sesi Amerika yang disokong oleh kepercayaan konsumen CB untuk bulan Desember.

Level-level relevan Dolar AS

Pada saat penulisan indeks menguat 0,14% di 89,48 dan penembusan di atas 90,70 (tertinggi 22 Jan) akan membuka kemungkinan ke 90,98 (tertinggi 28 Jan) dan kemudian 92,64 (tertinggi 9 Jan). Untuk sisi bawah, garis support langsung di 88,42 (terendah 2018 pada 25 Jan) kemudian 87,64 (terendah 16 Des 2014) dan 84,48 (terendah 15 Okt 2014).

Jepang: Belanja Konsumen Agak Lemah Di Bulan Okt-Des – Nomura

Menurut Survei Pendapatan dan Belanja Keluarga (FIES), belanja konsumen Jepang riil pada bulan Desember 2017 turun 0,1% secara tahunan, lebih rendah d
مزید پڑھیں Previous

Indeks Harga Produsen (Bulanan) Austria Desember Jatuh Dari 0.6% ke -0.1%

Indeks Harga Produsen (Bulanan) Austria Desember Jatuh Dari 0.6% ke -0.1%
مزید پڑھیں Next