USD/JPY Ikuti Barometer Risiko Untuk Membawa Tawaran Beli Di Atas 107,00

  • USD/JPY melanjutkan pergerakan pemulihan dari rendah intraday di 107,45.
  • Kontrak berjangka S&P 500, Nikkei 225 dan Imbal hasil Treasury 10-tahun AS mencetak kenaikan ringan.
  • Kekhawatiran virus Corona dan kemarahan global terhadap Tiongkok tetap berlaku.
  • IMP Non-Manufaktur ISM AS dan katalis risiko akan menjadi fokus.

USD/JPY naik ke 107,64, naik 0,11% pada hari ini, karena pembukaan Tokyo menyambut suasana risk-on Pada hari Senin. Pasangan awalnya berdetak dari 107,51 ke 107,45 selama dini hari di Asia. Namun, kenaikan berikutnya menyerang puncak Kamis dekat 107,75.

Imbal hasil obligasi dan ekuitas naik meskipun ada kekhawatiran pandemi ...

Baik itu pembukaan positif imbal haisl 10-tahun Treasury AS sekitar 0,68% atau Kontrak berjangka S&P 500 naik 0,28%, ke  3.138, pasar global tetap positif pada awal minggu. Juga yang menggambarkan optimisme ringan dalam sentimen perdagangan bisa jadi adalah Nikkei 225 Jepang yang naik 0,50% menjadi 22,416 saat kami menulis berita ini.

Cuitan Presiden AS Donald Trump di Twitter menentang peningkatan jumlah virus corona (COVID-19) di ekonomi terbesar dunia itu. Sesuai data terbaru, Amerika terus menembusa rekor angka tertinggi dengan angka di atas 50.000 sejak awal bulan. Juga, angka-angka dari pusat wabah Texas dan Florida menunjukkan bahwa situasinya mengkhawatirkan.

Juga di sisi negatif adalah pembaruan menandakan peningkatan ketegangan Tiongkok-Amerika. Alasannya bisa dilacak dari petunjuk diplomat Gedung Putih dan pesawat AS yang bertujuan untuk latihan di Laut Tiongkok Selatan. Namun, perlu dicatat bahwa Presiden AS Trump belum menyetujui sanksi terhadap pembuat kebijakan Beijing yang terlibat dalam pengesahan undang-undang keamanan Hong Kong, yang pada gilirannya dapat mengurangi ketegangan antara dua ekonomi terbesar di dunia.

Berbicara tentang alasan reset risiko terbaru, pasar mungkin bersiap untuk pembukaan pasar AS setelah penutupan pada hari Jumat karena libur Hari Kemerdekaan. Selain itu, harapan stimulus lebih lanjut dari pembuat kebijakan global juga mendukung risiko.

Dengan kalender ekonomi di Asia yang lebih ringan, IMP Non-Manufaktur ISM AS, diperkirakan 49,5 berbanding 45,4 sebelumnya, akan menjadi kunci untuk diawasi pada malam hari. Padahal, pembaruan atas virus dan pergolakan AS-Tiongkok tidak boleh diabaikan.

Analisis teknis

Kecuali jika ditutup di bawah SMA 50-hari dekat 107,40, USD/JPY cenderung mundur dari jalannya menuju 108,00.

 

IMP Manufaktur NikkeiHong Kong (Juni): 49.6 vs 43.9

IMP Manufaktur NikkeiHong Kong (Juni): 49.6 vs 43.9
Read more Previous

Analisis Harga EUR/USD: Naik Lebih Dari 20 Pip Di Asia Karena Pasangan Yen Naik

EUR/USD berkedip hijau di Asia di tengah aksi risk-on klasik di pasar keuangan.  Pada waktu berita ini ditulis, pasangan ini diperdagangkan di tertin
Read more Next