USD/JPY Berjuang Di Dekat Terendah Multi-Pekan, Tepat Di Bawah 103,00

  • Bias penjualan USD yang berkelanjutan gagal membantu USD/JPY untuk mempertahankan kenaikan sederhana sebelumnya.
  • Suasana risk-on merusak safe-haven JPY dan membantu membatasi penurunan pasangan ini.
  • Set-up mendukung pedagang bearish dan mendukung prospek untuk penurunan jangka pendek lebih lanjut.

Pasangan USD/JPY mendekam di dekat ujung bawah kisaran perdagangan hariannya, penjual menunggu beberapa penjualan lebiih lanjut di bawah angka 103,00.

Pasangan ini gagal memanfaatkan kenaikan sesi Asia, sebaliknya bertemu dengan beberapa pasokan baru di dekat wilayah 103,30 dan turun ke dekat posisi terendah tiga pekan pada hari perdagangan pertama tahun 2021. Pullback intraday sekitar 30-35 pip secara eksklusif disponsori oleh sentimen turun yang berlaku di sekitar Dolar AS.

Kemungkinan paket bantuan keuangan AS tambahan dan ekspektasi bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga lebih rendah untuk jangka waktu yang lebih lama membuat USD tertekan selama paruh pertama aksi perdagangan pada hari ini. Namun, kombinasi faktor membebani Yen Jepang dan menambah beberapa dukungan untuk pasangan USD/JPY.

Investor telah bertaruh pada pemulihan ekonomi global yang kuat pada tahun 2021. Ini, bersama dengan distribusi massal vaksin, membantu mengimbangi kekhawatiran tentang jenis virus Corona baru yang menyebar lebih cepat dan tetap mendukung lingkungan yang berisiko. Ini dipandang sebagai faktor kunci yang merusak safe-haven JPY.

Selain itu, kemungkinan pengetatan pembatasan COVID-19 di Tokyo selanjutnya menahan pedagang dari menempatkan taruhan agresif dan membantu membatasi penurunan yang lebih dalam untuk pasangan USD/JPY, setidaknya untuk saat ini. Meskipun demikian, bias jangka pendek tetap cenderung akan mendukung pedagang yang bearish dan mendukung prospek penurunan lebih lanjut.

Selanjutnya, pelaku pasar sekarang menantikan rilis angka IMP Manufaktur AS final untuk dorongan baru. Pedagang selanjutnya dapat mengambil isyarat dari dinamika harga USD dan perkembangan seputar saga virus Corona, yang mungkin terus memainkan peran dominan dalam memengaruhi sentimen risiko yang lebih luas.

 

Update Virus Corona: Jerman Akan Perpanjang Lockdown Virus Corona Di Luar 10 Januari

Pihak berwenang dari 16 negara bagian Jerman menyetujui pada conference call pada akhir pekan untuk memperpanjang pembatasan, Reuters melaporkan, meng
Read more Previous

Indeks Manager Pembelian Manufaktur (Bln/Bln) Swedia (Desember): 64.9 vs 59.1

Indeks Manager Pembelian Manufaktur (Bln/Bln) Swedia (Desember): 64.9 vs 59.1
Read more Next